Kamis, 05 Oktober 2017

"And surely, I am with you always even to the very end of age" - Matthew 28 : 20

Jujur dari hati yang paling terdalam, ini adalah ayat paling romantis yang paling aku suka, dimana Tuhan menjanjikan dirinya untuk terus menyertai kita, sebagai anak - anakNya, sampai akhir jaman.

Ada pepatah mengatakan bahwa "The process is the most beautiful part" - Quincy Jones. 
Apakah ada yang setuju dengan pepatah tersebut? Jujur, dari hatiku yang paling terdalam lagi, bahwa aku sangat setuju dengan kalimat itu.

Dari apa yang temen - temen pikirkan, apa sih proses? Banyak orang yang menganggap bahwa proses adalah sesuatu hal yang membosankan, menyebalkan dan sangat lama. Ada juga banyak orang yang menganggap bahwa proses adalah sesuatu hal yang harus dilalui untuk bisa mencapai sesuatu. Ada juga banyak orang yang mengatakan bahwa proses adalah pembelajaran kehidupan, dsb. Apapun itu, pendapat apapun itu untuk mendefiniskan kata proses, proses akan tetap selalu ada. Bagi aku pribadi, proses adalah perjalanan kehidupan kita sendiri. Bagaimana kita dari kita kecil hingga saat ini kita dewasa. Bagaimana kita dari lulusan SD, sekarang kita sudah kuliah bahkan calon sarjana atau sudah lulus dari universitas. Bagaimana kita hidup dari kita mungkin dulu orang yang manja, sekarang kita sudah mandiri. Bagaimana dulu kita masih dibiayai orang tua, tapi seiring berjalan waktu ketika kita sudah mendapatkan pendapatan sendiri, dan kita tidak mendapat supply dari orangtua kita lagi.
Hasil gambar untuk PROses

Yup! Hidup ini adalah proses kehidupan yang harus dijalani oleh setiap manusia didunia ini. Mau suka atau tidak suka. Mau terima atau tidak terima. Mau kita enjoy atau tidak dalam menjalani hidup ini, proses itu akan selalu ada.

Di dalam ceritaku ini, aku mau cerita tentang salah satu toko alkitab bernama Daud. Pernah tidak sih, kita sadar bahwa kasih Tuhan ke Daud jauh lebih besar daripada Saul? Padahal, Daud lebih banyak nakal dan banyak "melukai"hati Tuhan. Tapi mengapa Tuhan sangat sayang kepada Daud? Dan kemanapun Daud pergi, atau berperang, dia selalu diberikan kemenangan oleh Tuhan sehingga pada akhirnya kita mengerti, bahwa Daud mati dalam keadaan yang berkenan dihadapan Tuhan.
Simple, karena Daud mencintai proses yang sudah Tuhan percayakan dalam hidupnya baik itu menyenangkan, sengsara, menyedihkan, membahagiakan atau apapun itu.
Waktu Daud harus diijinkan untuk sendiri, tidak adapun satu orang yang sanggup menolongnya, bahkan dia harus dikejar oleh banyak musuh, Daud memilih untuk bersyukur daripada mengeluh kepada Tuhan, sehingga sampai hari ini ketika kita melihat 150 ayat Mazmur yang Daud tulis, tidak ada satu ayatpun yang tidak menyentuh hati. Jika kita manusia saja sangat tersentuh oleh "curhatan" Daud yang romantis kepada Tuhan, apalagi Tuhan pada saat itu yang menciptakan Daud sebagai manusia juga? Jangan heran, bahwa penjagaan Tuhan sangatlah sempruna bagi kehidupan Daud, sehingga Daud boleh menang dalam menghadapi musuh.
Waktu Daud harus mengalami yang namanya dosa sampai itu membuat mungkin Tuhan sedih, Daud memang menyesal, tetapi Daud memilih untuk melanjutkan perjuangannya untuk hidup di dalam Tuhan. Jangan heran, bahwa Tuhan selalu buat Daud menang ketimbang Saul. Dan, pada masa akhir hidup Daud, Daud mati dalam keadaan yang berkenan dihadapan Tuhan.



Yup! Proses terkadang memang kadang melelahkan. Ada yang namanya ditengah jalan dalam perjuangan, kita harus gagal atau jatuh serta berproses lagi. Kadang proses membuat hati kita sangat patah karena begitu banyak rintangan, dan proses terkadang membuat kita ingin menyerah. Hanya, kabar baiknya adalah seperti yang aku tulis, Matius 28 : 20 Tuhan menjanjikan bahwa Dia akan menyertai kita, sebagai anakNya sampai akhir jaman. Itu berarti Dia juga menyertai setiap proses yang kamu dan aku jalani hari ini. Masih ada Tuhan because the world is not over. Kuncinya hanya satu, asal kita mau dibentuk, mau belajar untuk yang namanya mencintai proses. Banyak orang sukses seperti Mark Zuckeberg pencipta Facebook, pebisnis terkenal seperti Ir. Ciputra, atau bahkan wanita tangguh seperti Merry Riana, karena mereka mencintai proses yang ada. Tidak ada orang sukses yang tidak mengalami proses.

So, Don't give up, guys.
Jangan pernah berhenti untuk melanjutkan proses yang sudah Tuhan percayakan, karena proses itu akan menghasilkan sesuatu yang indah pada akhirnya. Jangan tanya sampai kapan, tetapi percayalah bahwa rencana Tuhan di dalam setiap proses yang Ia berikan, itu sangat indah melebihi pikiran kita.
Jangan batasi pikiranmu. Jangan batasi imanmu. Jangan batas
Jangan batasi pikiranmu. Jangan batasi imanmu. Jangan batasi kemampuanmu.
"you can do all the things with God" Keep smiling!

HIDUP INI ADALAH KESEMPATAN

Sound Of Praise Bapa Kupercaya PadaMu

Kita dipilih Jpcc

Engkau Setia Jpcc

Makna Natal 2017

Dengan Apa Kan Kubalas

Pelayanan IG

Gabung yukkk
KOMSEL: Selasa jam 18:00 wita-selesai...
IG BERMISI: Jumat 18:00 wita - selasai...

Terima ayat harian

------------Yesus Adalah Tuhan-----------

Youth IG

Kutipan Tentang Kehidupan

Arti sebuah pengharapan

INDONESIA PRAYER MOVEMENT

Ilustrasi Pengorbanan Tuhan Yesus

3 Cara meniggalkan Masa Lalu

Ayat emas hari ini

Search

Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan

Buku Tamu

Popular Posts