Minggu, 31 Desember 2017

Dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3:14)

Kita tidak dapat belajar dengan baik bila ada hal lain yang mengganggu kita, seperti televisi yang menyala atau ada tamu bercakap-cakap dengan kita. Kita  tidak bisa fokus dan perhatian kita akan teralih pada acara televisi atau yang ada ikut bercakap-cakap.  Orang percaya juga sering kesulitan untuk berfokus kepada Allah. Ada banyak hal lain yang dapat mengalihkan perhatian kita dari Allah. Kesibukan sehari-hari, pekerjaan yang menumpuk, kekhawatiran, kesulitan ekonomi yang menekan, dan masih banyak lagi.
Hasil gambar untuk focus renungan

Kamis, 21 Desember 2017

Yesaya 60:1-2
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman  menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.


Ketika aliran listrik tiba-tiba padam pada malam hari, apa yang kita lakukan?
pasti kita akan segera  menyalakn lilin  sebagai penerangan darurat. ketika lilin di nyalakan kita akan segera melihat cahaya terang yang keluar dari lilin tersebut dan kegelapanpun terusir...
keadaan dunia saat ini bisa dibilang semakin gelap, seperti gelapnya malam ketika aliran listrik padam. Dan yang dibutuhkan dunia adalah seberkas cahaya terang dari orang-orang yang mau menjadi seperti lilin tersebut.
Related image

Selasa, 12 Desember 2017


Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yesaya 9:6)
Saat Natal adalah saat-saat yang menyenangkan bagi kita. Liburan yang panjang, diskon-diskon yang besar, pesta-pesta yang meriah dan hadiah- hadiah yang indah. Memang demikianlah arti natal yang nampak bagi orang-orang duniawi, namun bagi kita orang percaya arti natal yang sesungguhnya bukanlah hal-hal tersebut. Arti natal yang sesungguhnya adalah kasih. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16). Natal adalah perwujudan dari betapa besarnya kasih Allah kepada kita.
Related image

Sabtu, 02 Desember 2017


Sebuah Refleksi Pribadi
Bacaan : Daniel 12 : 3

Saudaraku.............................
Saya mempunyai kesan tersendiri terhadap tokoh kita yang satu ini, yakni DANIEL. Saya mau katakan bahwa Daniel adalah tokoh besar pada zamannya yang telah memberi warna tersendiri dalam kondisi umat Tuhan yang sedang mengalami kelesuan iman karena pembuangan ke Babel. Spiritualitas Daniel yang begitu kuat membuat dia tampil sebagai tokoh yang diperhitungkan di tengah-tengah komunitas yang tidak memberi ruang bagi anak-anak Israel untuk berkiprah dalam pemerintahan Raja Nebukadnezar di negeri Babel. Karena kehidupan spiritualitasnya yang begitu kuat membuat Daniel berani untuk mengambil resiko dengan tidak mengikuti kebiasaan-kebiasaan para pejabat negara pada waktu itu. Singkatnya: iman dan integritasnya terhadap Tuhan sangat teruji dan terpuji sehingga patut untuk dijadikan panutan oleh umat Tuhan pada zamannya dan menjadi contoh buat umat Tuhan dalam konteks kekinian.




Sabtu, 18 November 2017

Hidup seperti petualangan, ada suka duka, banyak hal-hal yang mengejutkan dan diluar dugaan.
Saat badai kehidupan datang dan hal-hal tidak menyenangkan datang.
Hanya pada Tuhan Jesus kita dapat berharap dan bersandar.
Mengeluh dan bersungut-sungut ,bukanlah suatu jalan keluar.
Berhenti mengeluh dan mulailah bersyukur, karena Tuhan punya rencana yang baik untuk kita tanpa kita sadari..




Jumat, 10 November 2017

Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” (Matius 18:22)
Orang itu telah menyakiti hatiku, mengecewakanku, berbuat yang tidak baik kepadaku dan keluargaku, bahkan ia berulang kali melakukannya. Lalu, haruskah aku mengampuninya? 

Pertanyaan ini sering sekali terlintas di benak saya. Dan jika jawabannya memilih harus atau tidak, maka saya sudah punya jawabannya. Ya, harus. Namun, sampai kapan saya mengampuni mereka? 

Tuhan Yesus berkata, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali” (ay. 22). Lalu, saya mulai menghitungnya: 70 x 7 = 490 kali.
Gambar terkait

Senin, 06 November 2017

Dan Allah sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi , meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu...  (I Petrus 5:10)


Apakah anda pernah mengalami kehancuran di masa lalu anda? Allah ingin memulihkan anda sepenuhnya. Dia ingin membuat anda kuat, tegas dan tabah. Dia ingin untuk membuat anda lebih baik dari sebelumnya! Kadang-kadang, bila anda berada di tengah-tengah kesulitan, anda tidak bisa melihat Allah telah menyiapkan pemulihan bagi anda. Anda tidak bisa melihat bagaimana Dia bisa membalikan nya menjadi kebaikan bagi anda. Tapi saat itulah anda harus mengambil langkah iman dan kepercayaan bahwa Ia adalah Allah yang memulihkan, dan Dia bekerja di balik layar atas nama anda!

Minggu, 05 November 2017

Untuk mencari tahu seperti apa gambar diri manusia, maka manusia seharusnya bertanya kepada Allah Sang Pencipta. Oleh karena itu, penjelasan paling akurat tentang citra diri atau gambar diri kita hanya terdapat di dalam Alkitab.
Citra diri yang benar adalah ketika kita memandang dan menilai diri sendiri sama dengan Tuhan menilai kita. Berikut ini beberapa hal yang harus kita ketahui mengenai citra diri manusia.
Manusia diciptakan dengan Gambar Allah (Kejadian 1:26-27)
Di antara semua makhluk, hanya manusia yang diciptakan Allah sesuai dengan gambar dan rupa-Nya. Allah membentuk manusia dari debu tanah dan kemudian Allah menghembuskan nafas hidup (Roh Allah) ke dalam manusia (Kejadian 2:7). Dengan "roh" inilah maka manusia bisa bersekutu dengan Allah. Hewan dan tumbuhan memiliki "tubuh" dan "jiwa", tetapi mereka tidak memiliki "roh".
 Gambar terkait


Sabtu, 04 November 2017


Mazmur 122:1 (TB) Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN." 


Daud adalah pribadi yang sangat dekat dengan Tuhan. Syair dan lagu yang dia ciptakan dalam Kitab Mazmur merupakan ungkapan kerinduan hatinya kepada Tuhan. Daud amat bersukacita bila ada orang yang mengajaknya pergi ke rumah Tuhan. Mengapa? Sebab dia bersyukur bukan hanya dia saja yang mengasihi rumah Tuhan tetapi juga jemaat.

Sebagai hamba Tuhan tentu saja kami sangat bersukacita apabila setiap jemaat memiliki gairah dan prioritas untuk beribadah. 
Mari kita renungkan beberapa alasan atau motivasi dalam ibadah.




Sabtu, 28 Oktober 2017



Baca: 2 Korintus 5:11-21

"Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diriNya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami."  2 Korintus 5:18

Ciri orang Kristen yang sejati adalah adanya perubahan hidup dalam dirinya dan juga berbuah, salah satunya adalah buah pelayanan, karena orang yang sudah diselamatkan dan bertumbuh sebagai anak Tuhan pasti memiliki hati yang rindu untuk melayani Tuhan.

     Perlu kita ketahui bahwa hidup melayani itu merupakan rancangan Tuhan sejak mula pertama Dia menciptakan manusia.  Dia menjadikan manusia dengan tujuan agar manusia bisa memberikan suatu kontribusi lewat hidupnya, bukan sekedar menggunakan apalagi menghabiskan sumber daya di bumi.  Inilah yang disebut misi.  Jadi, kita ini diciptakan untuk sebuah misi.  Kata misi berasal dari bahasa Latin yang artinya diutus.  Menjadi seorang Kristen berarti diutus ke dunia sebagai wakil Tuhan Yesus, seperti yang Yesus katakan:  "Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."  (Yohanes 20:21b).  Dan Tuhan Yesus sendiri telah memberikan teladan:  datang ke dunia untuk melayani dan memberikan hidupNya.
Hasil gambar untuk misi


Kamis, 26 Oktober 2017

Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.
Amsal 23:18


Setiap dari kita tentunya merasa hari esok sebagai suatu misteri, sebab tiada satupun yang tahu akan masa depannya. Sehingga ada banyak orang yang mencemaskan hari esoknya. Tetapi Firman Tuhan mengatakan bahwa masa depan sungguh ada dan harapan kita tidak akan pernah hilang. Bahkan Yesus berjanji bahwa Ia menyediakan masa depan yang terbaik serta penuh dengan pengharapan, sehingga kita tidak perlu cemas dalam menghadapi hari esok. 

Gambar terkait

Selasa, 24 Oktober 2017

Bacaan Alkitab : Kejadian 37:1-11
"......kepadamu kuperhadapkan KEHIDUPAN dan KEMATIAN, BERKAT dan KUTUK. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu....." (Ulangan 30:19).
Kondisi keluarga, sedikit banyaknya mempengaruhi kehidupan seorang anak, walaupun hal ini tidak mutlak. Hal yang sama juga dialami oleh Yusuf ketika ia masih muda. Keluarganya bisa dikatakan "kacau". Ayahnya, Yakub; dikenal sebagai penipu ulung, pilih kasih terhadap anak-anaknya. Dan hal ini menyebabkan timbulnya IRI dan DENGKI dalam keluarganya.
Hasil gambar untuk pilihan renungan


Minggu, 22 Oktober 2017

Ayat Emas
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
(Rm. 12:2)
Ingatkah kalian dengan lagu “berani tampil beda”? Lagu ini adalah lagu Sekolah Minggu yang sangat digemari karena ciri khasnya yang berbeda dari lagu lain. Dimana di akhir lagu, setiap anak harus bergaya berbeda dan diam seperti patung. Biasanya, anak yang gerakannya sama dengan teman yang lain dan tidak dapat bertahan diam dalam waktu yang ditentukan akan dihukum.
Gambar terkait

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.
Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Pengkhotbah 3:11

Di zaman yang serba modern ada banyak orang yang menginginkan hal yang instan, bahkan banyak kecanggihan teknologi yang sangat memudahkan dan bekerja dengan sangat instan. Misalnya saat membutuhkan uang, kita dapat langsung mengambilnya melalui ATM. Namun dalam menjalani iman kekristenan, tidak selamanya kita lalui dengan cara instan. Terkadang kita harus melaluinya dengan proses. Kita harus menunggu dan bersabar.

Sabtu, 14 Oktober 2017

..ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi ( Lukas 7:37 )

Bholaram Das adalah kakek berusia 100 tahun dari India. Ia bikin gempar media massa setelah punya rencana kuliah lagi pada masa tuanya. Awalnya keluarganya cuek karena menganggap ide Das nggak mungkin. Para dosen ini juga nggak setuju. Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya tesisnya diterima. Das ngajarin banyak orang bahwa nggak ada kata terlambat buat belajar sesuatu yang baik.

Hari itu, ada perempuan yang terkenal sebagai orang berdosa. Masyarakat juga nggak suka dengan keberadaan dirinya. Namun, hari itu dengan sedikit nekat perempuan ini datang menemui Yesus, mencium kakiNya dan menyeka dengan rambutnya, lalu mengurapi dengan minyak. Meskipun Alkitab nggak menceritakan lebih lanjut tentang hidupnya, kemungkinan besar hidupnya berubah setelah bertemu Yesus. Paulus juga pernah ngalamin hal yang sama. Sebelum berjumpa dengan Yesus, Paulu dikenal sebagai penganiaya jemaat yang kejam. Namun, sejak orang ini kembali kepada Tuhan, ia justru menjadi seorang pelayan Tuhan yang luarbiasa. Tuhan ubahkan hidupnya dengan drastis!

Saat ini, nggak peduli apakah kamu termasuk anak muda yang suka bolos sekolah, suka buang-buang waktu atau masih sering lakuin dosa tertentu, ayo berubah! Jangan mau terus terbenam dalam kubangan hal-hal semacam itu! Ini waktunya berubah, dalam anugerah Tuhan, untuk jadi orang muda yang lebih baik. Belum terlambat untuk bertobat karena Tuhan sedang buka pintu anugerahNya sekarang. Isilah masa mudamu dengan hal-hal baik dan berharga. Jangan mau kalah juga sama kakek Das dalam hal studi. Lakuin yang terbaik dan jadilah pelajar yang terbaik!

Usia muda adalah saat yang tepat untuk memaksimalkan banyak hal. 
Jangan sia-siakan masa mudamu!


Kamis, 12 Oktober 2017

” Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.” Amsal 12:14 
 
Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, “Wah, saya tidak punya waktu untuk itu.”? Sejatinya, kita semua akan menyediakan waktu untuk hal-hal yang kita anggap penting. Dengan pernyataan seperti di atas, yang ingin mereka katakan sesungguhnya adalah, “Itu bukan prioritas saya.” Ketika kita memberi perhatian pada aspek-aspek tertentu dalam hidup kita yang penting, ketika kita menganggapnya sebagai prioritas dan hal utama, pada saat itulah kita akan berkembang dan bertumbuh dengan baik pada bagian tersebut.
*courtesy of PelitaHidup.com
Amsal 27:18a mengatakan, : Siapa memelihara pohon ara akan memakan buahnya.” Apa yang Anda beri perhatian dan utamakan dalam hidup ini? Dengan kata lain, Anda memberikan waktu Anda untuk apa dan siapa?
Bayangkan kalau kita mempunyai tanaman di halaman belakang rumah kita. Ketika kita memberi perhatian pada tanaman tersebut maka ia akan tumbuh dengan subur, tetapi kita tidak selalu memperhatikannya karena kita memiliki prioritas lain. Anda mungkin akan merasa kuatir dan berpikir, “Wah, sepertinya saya harus lebih memperhatikan tanaman ini.” Lalu suatu hari Anda benar-benar mendatangi tanaman tersebut, mencurahkan waktu dan perhatian Anda serta mulai merawatnya. Anda memangkas daun dan bagian lain yang tidak perlu, memberi pupuk dan menyiraminya setiap hari. Hasil yang Anda dapatkan adalah tanaman tersebut tumbuh dengan subur, lebat dan indah. Hal yang sama juga berlaku terhadap kehidupan kita.

Rabu, 11 Oktober 2017

Ayub adalah seorang yang saleh dan jujur, ia takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Saat itu Tuhan mengijinkan iblis melakukan apa saja terhadap Ayub, asal tidak mengambil nyawanya. Maka semua yang dimiliki Ayub, ternak dan anak-anaknya diambil darinya, dan Ayub ditimpakan penyakit kulit, bahkan isteri dan teman-temannya sendiri mengejeknya. Namun setelah semua yang terjadi Ayub tetap tidak berbuat dosa justru ia memuji Allah, katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN! (Ayub 1:21)”.
Tuhan Izinkan Penderitaan

Cinta itu tidak bisa diminta dengan buru-buru. Cinta tidak bisa ditarget. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum cinta itu benar-benar datang.
“Tapi usiaku uda seharusnya menikah…”
“Orang tua dan teman-teman selalu menyindirku…”
“Aku malu belum memiliki pasangan.”
Ketika Cinta Harus Menunggu


Senin, 09 Oktober 2017

PILIH MANA?

Baca: Roma 7:21-25
Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah. (Roma 7:22)

Bacaan tahunan: Yehezkiel 1-4
Manusia selama hidup selalu diperhadapkan pada pilihan. Sejak bangun tidur pada pagi hari sudah harus memilih akan bangun atau melanjutkan tidur, lalu apakah langsung sarapan atau mandi dulu, dan seterusnya. Kadang pilihan yang ada lebih dari dua sehingga kita bingung. Ada teori yang mengatakan bahwa ukuran terbaik untuk memilih adalah apa yang perlu, pantas, berguna, benar, dan tepat. Di luar itu, tak usah dipilih.

Rasul Paulus menyadari hal di atas ketika ia bergumul dengan dirinya sendiri. Seakan-akan ada dua kekuatan yang mencoba saling memberi pengaruh terhadap dirinya (ay.22-23). Yang satu adalah kesukaan dalam batin untuk melakukan hukum-hukum Allah, lainnya adalah kekuatan daging yang membuatnya menjadi tawanan hukum dosa. Tetapi kebingungan Paulus tidak berlangsung lama. Ia juga menyadari dan mengakui ada satu kekuatan lain yang justru sanggup melepaskannya, yaitu kasih Tuhan Yesus Kristus (ay. 25).

Bila kita juga harus menghadapi pilihan yang pelik, ingatlah pergumulan Rasul Paulus ini. Tetaplah bersandar pada kekuatan kasih Tuhan Yesus Kristus yang memampukan kita memilih apa yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, yang disebut kebajikan dan patut dipuji (Filipi 4:8-9). Pilihan yang tepat akan mempermuliakan nama Tuhan Yesus Kristus. --Adama Sihite /Renungan Harian

SAAT BINGUNG MEMILIH, PILIHLAH YANG SESUAI DENGAN KASIH ALLAH.

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” Yeremia 17:7
Jika Anda menginginkan berkat Tuhan dicurahkan dalam hubungan Anda dengan orang yang Anda kasihi, diberkati dalam pekerjaan dan karir, dalam study, dalam keuangan dan kesehatan, maka Anda harus dengan rendah hati mengadalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan Anda dan tidak bersandar pada kemampuan diri sendiri 
*courtesy of PelitaHidup.com
Tetapi, bagaimana cara kita melakukannya? Bagaimana caranya kita tahu bahwa kita sudah benar-benar mengandalkan Tuhan dalam hidup kita?
Berikut 5 cara untuk mengandalkan Tuhan sekaligus merupakan cara praktis dalam menilai diri kita sendiri tentang mengandalkan Tuhan pada masing-masing aspek tersebut:

Hasil gambar untuk bingung

Minggu, 08 Oktober 2017

Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. (1 Korintus 15:33)
Sebuah pepatah Jawa mengatakan, "Cedhak kebo gupak." Artinya, jika kita berdekatan dengan kerbau, pasti kita terkena kotorannya. Pepatah ini menjelaskan bahwa seseorang akan terpengaruh oleh lingkungan pertemanan dan pergaulannya. Anda setuju dengan pepatah ini? 

Entah kita setuju entah tidak, dalam Alkitab jelas tertulis bahwa "pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." Ini menandakan betapa kuatnya pengaruh pergaulan atau komunitas dalam membentuk kebiasaan seseorang. Ayat ini bukan mengarahkan kita untuk menjadi orang yang antisosial atau hanya bergaul dengan orang percaya saja. Namun, kita perlu menghindari persahabatan dengan orang yang memiliki kebiasaan buruk.
Gambar terkait

Kamis, 05 Oktober 2017

"And surely, I am with you always even to the very end of age" - Matthew 28 : 20

Jujur dari hati yang paling terdalam, ini adalah ayat paling romantis yang paling aku suka, dimana Tuhan menjanjikan dirinya untuk terus menyertai kita, sebagai anak - anakNya, sampai akhir jaman.

Ada pepatah mengatakan bahwa "The process is the most beautiful part" - Quincy Jones. 
Apakah ada yang setuju dengan pepatah tersebut? Jujur, dari hatiku yang paling terdalam lagi, bahwa aku sangat setuju dengan kalimat itu.

Dari apa yang temen - temen pikirkan, apa sih proses? Banyak orang yang menganggap bahwa proses adalah sesuatu hal yang membosankan, menyebalkan dan sangat lama. Ada juga banyak orang yang menganggap bahwa proses adalah sesuatu hal yang harus dilalui untuk bisa mencapai sesuatu. Ada juga banyak orang yang mengatakan bahwa proses adalah pembelajaran kehidupan, dsb. Apapun itu, pendapat apapun itu untuk mendefiniskan kata proses, proses akan tetap selalu ada. Bagi aku pribadi, proses adalah perjalanan kehidupan kita sendiri. Bagaimana kita dari kita kecil hingga saat ini kita dewasa. Bagaimana kita dari lulusan SD, sekarang kita sudah kuliah bahkan calon sarjana atau sudah lulus dari universitas. Bagaimana kita hidup dari kita mungkin dulu orang yang manja, sekarang kita sudah mandiri. Bagaimana dulu kita masih dibiayai orang tua, tapi seiring berjalan waktu ketika kita sudah mendapatkan pendapatan sendiri, dan kita tidak mendapat supply dari orangtua kita lagi.
Hasil gambar untuk PROses

Baca:  Yesaya 30:1-17

"Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu."  Yesaya 30:15

Kualitas seseorang salah satunya terlihat dari kemampuannya menguasai diri terhadap ucapan  (menjaga lidahnya), karena kata-katanya akan menyatakan siapa dirinya.  Karena itu kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan, sebab  "Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi."  (Amsal 10:19).  Artinya orang yang banyak bicara memiliki kecenderungan melakukan banyak pelanggaran.  Ucapan kita dapat membuat kita berdosa kepada Tuhan  (baca  Mazmur 39:2):  mungkin suka membicarakan orang lain  (bergosip), mengumpat, mengeluh, mencela, menghina, menghakimi, melukai, menipu, merugikan atau memuji-muji diri sendiri dan sebagainya.
Hasil gambar untuk TIDAK BISA DIAM DAN TENANG


Selasa, 03 Oktober 2017

JUJUR HANCUR?

Baca: Kejadian 20
Lalu Abraham berkata: "Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku." (Kejadian 20:11)


Sejak manusia jatuh dalam dosa, ketidakjujuran layaknya bumbu penyedap yang selalu ada di setiap menu kehidupan. Dengan alasan malu, takut, bahkan demi kebaikan, acap kali kita berkompromi dan berbohong. Slogan: "orang jujur akan hancur" secara tidak sadar mungkin kita yakini sebagai prinsip yang sudah melekat di tengah keseharian kita di dalam pergaulan kita sebgai anak muda...
Gambar terkait

Jumat, 29 September 2017


Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah
Roma 8:28

Saat kita melihat perhiasan yang indah yang dijual di toko mungkin kita sempat tertarik. Namun, apakah kita mengetahui bahwa sebelum emas berubah menjadi perhiasan yang indah terlebih dahulu harus diproses? Emas itu dimasukkan ke dalam dapur perapian, ditempa sedemikian rupa. Bahkan jika hasilnya belum baik, maka emas tersebut terus disempurnakan sehingga pada saat ia keluar akan menjadi sesuatu yang indah. Dan semakin panas pemurnian dari emas tersebut maka hasilnya pun akan semakin murni.



Kamis, 28 September 2017


Baca:  1 Korintus 1:18-31

"Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.1 Korintus 1:30

Rasul Paulus menyadari bahwa keberadaannya sebagai pemberita Injil tak lebih sebagai  "...hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah."  (1 Korintus 4:1).  Sebagai seorang hamba, tugasnya hanyalah taat dan tak punya hak untuk menuntut;  baginya, dipercaya sebagai pemberita Injil sudah merupakan anugerah yang luar biasa, karena itulah kepercayaan ini tidak pernah disia-siakannya.  Setiap kita adalah hamba-hamba Tuhan dan kita punya kesempatan untuk dipakai Tuhan seperti Rasul Paulus.
Hasil gambar untuk SETIA


Rabu, 27 September 2017

"Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya" (Yes 41:3). 

Pada akhir zaman ini Tuhan akan bangkitkan sebuah generasi yang akan menuntaskan apapun yang Tuhan inginkan. Generasi ini tidak terduga. Mereka menginjak di tempat yang belum pernah diinjak. Mereka melakukan apa yang tidak biasa dilakukan. 

Sebuah generasi yang tidak melihat apa kata orang sekitarnya. Kita harus bisa menjadi generasi yang tidak bisa dibaca oleh Iblis. Generasi yang tak terhentikan. Masuk ke setiap sudut di Indonesia dan Iblis tidak akan bisa membaca arah kita. Jadi generasi yang melangkah di tempat yang tidak pernah diinjak dan selalu menang. 
Foto Generasi Berdampak.


Selasa, 26 September 2017

Tidak ada manusia di muka bumi yang bebas dari kesulitan.
Hati yang didominasi oleh rasa kuatir, takut dan marah dalam hadapi kesulitan merupakan indikasi ketidak percayaan kepada Allah yang berdaulat dan berkuasa atas kesulitan tersebut.
Hasil gambar untuk ikhlas dan sabar dalam menghadapi cobaan

Minggu, 24 September 2017

Barangkali kita belum mengetahui bahwa semua orang percaya diberi tugas untuk menjalankan misi dari Tuhan kita sendiri. Tugas misi tentang apa??, misi untuk kita semua adalah, memberitakan injil-NYA kepada, siapa saja “Siapa saja, Kapan saja, Dimana saja”. Tuhan menyuruh kita,: Matius 28 : 19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama bapa dan Anak dan Roh Kudus. Jadi kita semua orang percaya mengemban misi langsung dari Tuhan.



University of Southern California dengan lambang trojan, seorang pahlawan yang memakai topi trojan duduk diatas kuda, sangat terkenal di California, Los Angeles. Saat itu menjadi sebuah universitas top, dari seluruh Indonesia dan seluruh dunia. Setiap tahun kurang lebih 700 mahasiswa baru dari Indonesia terdaftar disitu.
Seorang pemuda bernama Donal dari Indonesia, juga pernah kuliah disana, mengambil jurusan fakultas programer. Dia adalah seorang pemuda yang cukup tinggi untuk ukuran orang Indonesia dan ganteng. Dia adalah seorang yang pintar, tekun belajar dengan nilai-nilai A dan B. Bukan cuman itu saja, dia juga melayani di gereja dengan rajin di music department. 
Hasil gambar untuk cinta

Jumat, 22 September 2017

Saya selalu memberi pesan kepada mahasiswa/mahasiswi untuk tidak melihat kepada kebaikan orang yang banyak bisa dijumpai dalam kehidupan ini. Ada orang yang berkata-kata dengan manis dan malah memberi hadiah. Tetapi kehidupannya tidak benar, mungkin seperti banyak dijumpai dikalangan anak-anak muda, mereka adalah pemakai obat-obat terlarang atau senang dengan minuman keras. Sebab Tuhan mencari orang benar dan bukan orang yang baik. Orang benar sama dengan orang yang melakukan kebenaran menurut firmanNya. Kata kebenaran untuk pertama kali, kita jumpai, ketika Tuhan mengatakan kepada Abraham, bahwa dia, Abraham dengan iman kepercayaan dianggap sebagai suatu kebenaran. Semua orang yang mempunyai iman kepercayaan kepada Dia, dianggap orang benar, karena Tuhan 



Senin, 18 September 2017

Apabila ada genersi peduli tentu ada generasi yang tidak peduli. Kata cuek lebih populer dikalangan anak muda untuk menggantikan kata tidak peduli. Jadi kita bisa sebut generasi cuek. Kira-kira bagaimana kita bisa hidup dalam suatu generasi cuek ? Dalam satu lingkungan yang tidak saling peduli ? Jaman memang cepat berubah apalagi dengan teknologi yang canggih membuat generasi muda tenggelam dengan laptop, hp dan lain-lain yang menyediakan informasi dari seluruh dunia yang berguna maupun yang tidak berguna dan merusak. Tidak hanya orang yang sudah berkerja, mahasiswa-mahasiswi maupun siswa-siswi bahkan anak-anak belum bersekolah, informasi, film-film dari mana saja ada dalam genggaman tangannya. Mereka terlalu sibuk dan seluruh perhatiannya tersita secara tidak langsung hilang kepedulian pada sekelilingnya.
Efek dari kejahatan juga memberi andil terhadap ketidak pedulian. Suatu kali saya dengan seorang teman ada disuatu Airport di Amerika. 



Kehidupan masa muda, kita suka dibilang adalah masa-masa yang indah dan senang, belum mempunyai beban dan tanggung jawab, penuh vitalitas dan juga penuh tahu untuk hal-hal baru, terutama apabila kita baru terjun ke masyarakat, entah itu pekerjaan yang baru, berbisnis atau berorganisasi dan bersosialisasi. Kebanyakan anak muda sudah menyadari atau pernah mendengar tentang “harga diri”. Barangkali kita dibekali nasihat-nasihat oleh orangtua untuk tetap menjaga, mempunyai harga diri. Yang bagaimana sih harga diri itu ? 



Minggu, 28 Mei 2017

"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."  Matius 5:16
Setiap orang memiliki potensi memengaruhi orang lain di sekitarnya.  Pengaruh tersebut bisa positif maupun negatif.  Orang yang membawa pengaruh positif kita sebut motivator atau inspirator, di mana keberadaannya mampu memotivasi orang lain mengikuti jejaknya atau menjadi inspirasi bagi orang lain.  Sementara orang yang membawa pengaruh negatif atau buruk terhadap orang lain biasanya disebut provokator:  ia memrovokasi orang lain untuk melakukan tindakan yang negatif.

Jumat, 19 Mei 2017

Ibrani 10:25 "Jangnlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati dan semakin giat melalukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat".

Kalimat firman Tuhan yang di atas memberikan petunjuk yang sangat jelas bagi kita, supaya kita jangan menjauhkan diri dari ibadah-ibadah kita. Dalam ayat ini dipakai kata "pertemuan ibadah" ini merujuk kepada perskeutuan anak-anak Tuhan, dimana semua orang yang percaya hidup dalam persekutuan yang terbangun dengan baik. Persekutuan pada dasarnya terbagi dua, persekutuan dengan Allah sering kita sebut dengan persekutuan vertikal, dan persekutuan dengan sesama atau yang lazim disebut dengan persekutuan horizontal.

Shalom

Kekasih kekasih Kristus, sebagai orang percaya diakhir zaman ini, kita harus semakin giat melakukan ibadah. Firman Tuhan di dalam kitab Ibrani 10:25 mengatakan
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”
Saat kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus untuk menjemput orang orang yang setia menantikanNYA sudah semakin mendekat, kita akan menghadapi banyak pencobaan rohani dan banyak penipuan ajaran. Kita harus berkumpul secara tetap untuk saling menguatkan agar tetap berpegang teguh kepada Kristus.
Jangan ada lagi seorang pun di antara kita yang memiliki hati untuk menukarkan jam-jam Ibadah kita dengan acara apa pun juga, apalagi dengan alasan hanya sekedar jalan-jalan ke Mall atau ke tempat tempat Wisata. Bukan berarti kita tidak boleh jalan jalan. BUKAN! Tetapi kita harus berkumpul terlebih dahulu untuk berIbadah Matius 6:33 mengajarkan kepada kita demikian
Kita juga harus meningkatkan jam jam Ibadah,tidak cukup satu kali dalam satu minggu kita harus semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Siapa di antara kita yang belum terlibat di dalam Ibadah Cool/Family Altar? Mari mulai bergabung. Siapa di antara kita yang belum terlibat didalam pelayanan/melayani? Mari mulai kita bergabung.
Dan bagi kita yang sudah terlibat, JANGAN ADA YANG UNDUR, mari MAJU. Maju terus jangan lemah,jangan kalah. Tuhan Yesus Kristus mengasihi kita semua.
Sebagai penutup saya menyaksikan ada di antara kita seorang ibu yang baru mulai percaya kepada Tuhan, tetapi ibu ini sudah mengikuti bukan hanya Ibadah Raya saja tetapi ikut aktif juga dalam Ibadah cool/Famili Altar.
Puji Tuhan, mari terus kita doakan dan kita semua saling mendukung dalam doa. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua. Amin.
sumber: http://www.bethanybangkok.com/?p=3794

Senin, 15 Mei 2017

Bagaimana agar anak-anak muda dapat tetap di dalam Tuhan dan berani tampil berbeda dengan dunia ini?
1. Hidup sesuai dengan Firman Tuhan
*courtesy of PelitaHidup.com
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. ” Maz 119:9

Hanya dengan Firman Tuhan-lah seorang anak muda dapat mempertahankan jalannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Firman Tuhan akan menerangi setiap sisi kegelapan yang ada. Tuhan akan memberi hikmat bagi anak-anak muda, tren apakah yang sesuai dan tidak sesuai dengan kehendakNya.
*courtesy of PelitaHidup.com
Tidak mengikuti tren yang tidak sesuai dengan jalanNya bukan berarti akhir dari kehidupan. Tetapi ketika anak muda memilih untuk tidak mengikuti tren yang ada dan lebih mementingkan kehendak Tuhan dalam dirinya, maka dia akan memperoleh harta yang paling berharga di dunia ini.
Menjadi umat Tuhan bukan berarti kita menjadi orang yang kurang pergaulan, tetapi lebih kepada menjadi orang yang mempunyai integritas untuk menyatakan ya di atas ya dan tidak di atas tidak. Menjadi orang yang berani untuk menolak ajakan maupun kebiasaan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan dan siap menerima segala resiko dengan menolak ajakan tersebut.
Hasil gambar untuk berani tampil beda anak muda


HIDUP INI ADALAH KESEMPATAN

Sound Of Praise Bapa Kupercaya PadaMu

Kita dipilih Jpcc

Engkau Setia Jpcc

Makna Natal 2017

Dengan Apa Kan Kubalas

Pelayanan IG

Gabung yukkk
KOMSEL: Selasa jam 18:00 wita-selesai...
IG BERMISI: Jumat 18:00 wita - selasai...

Terima ayat harian

------------Yesus Adalah Tuhan-----------

Youth IG

Kutipan Tentang Kehidupan

Arti sebuah pengharapan

INDONESIA PRAYER MOVEMENT

Ilustrasi Pengorbanan Tuhan Yesus

3 Cara meniggalkan Masa Lalu

Ayat emas hari ini

Search

Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan

Buku Tamu

Popular Posts